
Gema takbir bersahut-sahutan dari di hari kemenangan. Sudah merupakan tradisi bagi setiap muslim dimanapun berada terutama di Kalimantan Barat. Ketika telah merayakan Idul Fitri, identik dengan silaturahim atau lebih dikenal dengan sebutan “Halal bi halal”. Tradisi yang menurut catatan sejarah dicetuskan oleh K.H. Wahab Chasbullah, seorang ulama besar Nahdlatul Ulama, ini telah dilaksanakan secara istiqomah dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tepat jum’at 21 Mei 2021 lalu kegiatan Halal bi halal tersebut dilakukan secara Virtual kurang lebih 2 jam, oleh Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk saling bermaaf-maafan, merekatkan hubungan, merajut kebersamaan serta menjaga keharmonisan antar sesama pada umumnya sesama Aparatur Sipil Negara (ASN) di Keluarga Besar Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat. Selain itu, Halal bi halal via virtual ini untuk menekan perkembangan covid-19 di Kalbar pada umumnya.

Dalam kegiatan tersebut diikuti kepala kantor Kemenag Kab/kota, Kasubag TU, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta, Kepala KUA, Penyuluh. Adapun Drs. Aswad selaku Kepala MIN 2 Pontianak merupakan peserta dibawah naungan Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak.
Kegiatan tersebut diawali dengan Pembacaan Ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, penyampaian laporan oleh Rohadi selaku Kabag TU dilingkungan Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat.
Tak lupa pula Kepala kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Barat menyapa seluruh peserta sehingga kegiatan tersebut terkesan santai dan penuh riang gembira, namun tidak mengurangi rasa khidmatnya.
Dalam kesempatan tersebut kepala Kanwil Kementerin Agama Provinsi Kalimantan Barat Drs. H. Ridwansyah mengucapkan rasa syukur akan terselenggara acara ini. Disamping itu, Ridwansayah juga menyampaikan “pelaksanaan halal bi halal tahun ini sedikit agak berbeda, kurang lengkap jika tidak bertatap muka meskipun tidak bersalam-salaman, karena pertemuan ini dengan virtual” ucapnya dengan gaya sedikit bercanda.
Selain itu Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar mengajak semua agar mengedepankan protokol kesehatan. Beliau juga berpesan kepada peserta agar membentuk dan memperkuat satgas covid19 baik dari kantor dan satker dibawahnya”tambahnya. Diakhir penyampaian Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar selain siraman rohani, harapan beliau agar memahami bahwa tupoksi ASN adalah “Pelaksana Kebijakan Publik, Pelayan Publik, Perekat dan pelayan bangsa” tegasnya.
